Saturday, December 25, 2004
Perjalananku...
Tadi di bangku sebelah kanan saya ada satu keluarga. Si ibu sibuk mengatur posisi duduk kedua anaknya, diatur sedemikian rupa supaya tidak perlu membayar ongkos lebih. Si bapak ikut membantu, namun wajahnya seakan menggambarkan beratnya beban yg ia pikul. Mungkin ia sedang berpikir mengenai pekerjaannya....
"cipanas siap2x!!" teriakan kernet memecahkan suasana. Sejenak saya tersentak, "satu setengah jam lagi sampai...." saya sedikit bergumam, mencoba menghibur diri....
Banyak hal yg terlintas di pikiran selama perjalanan ini. Salah satunya -baru lewat baso lap tembak... Nyam!- adalah menggambarkan diri sendiri di masa depan. Seringkali ketika bertemu atau melihat keluarga pikiran saya terbang membayangkan "akan seperti itukan keluarga saya nanti?" setelah itu saya selalu memberikan sugesti positif kpd diri sendiri.... "saya akan lebih baik dari mereka... Eh salah... Kami..." hehe...
Deru suara mesin semakin keras... Saya lalu melihat keluar, oh... Sebentar lagi sampai puncak. Sekarang sepertinya semakin banyak penumpang yg tertidur... Mungkin karena semilir angin pegunungan ditambah kondisi tubuh yg letih. Hoahm.... Saya juga merasakannya sedikit.....
Seperti apa ya istriku nanti? Ah, sudahlah... Ada hal yg lebih penting utk dipikirkan... Selsaikan kuliah dulu misalnya...
Friday, December 24, 2004
:...:
setelah sehari berjuang akhirnya saya sudah bisa mengkoneksikan HP dengan PC suite melalui bluetooth, tapi satu masalah lagi.... ternyata modemnya belum bisa terdeteksi!! sampai sekarang.... saya masih bingung, gimana cara memanfaatkan modem HP dengan media bluetooth???
......
Wednesday, December 22, 2004
:....:
sesekali hirupan nafas yang panjang menjadi pemecah suasana berakhirnya sebuah perenungan, tak jarang terbayang wajah kedua orang tua.....
namun, apalah arti perenungan jika kondisi tidak berubah ke arah yang lebih baik.....
:....:
........
"Assalaamu'alaikum...." setelah selesai shalat dan memanjatkan do'a, saya lantas menghampiri fulan dengan maksud menanyakan suatu hal."Acaranya jadi malam ini?" saya bertanya kepadanya. kemudian dengan tanpa ekspresi dia menjawab "iya, hari selasa kan..."
entah mengapa, saat itu saya merasakan ada sesuatu yang mengganjal.... dari ekspresi dan bahasa tubuh saudara saya seakan menunjukkan bahwa saya tidaklah penting atau mengatakan "kamu telah bersalah!!".
tanpa banyak bicara lagi, saya langsung berpaling darinya (dan tentu saja dia tidak perlu berpaling dari saya karena dia hampir sama sekali tidak menghadapkan wajahnya kepada saya).
..........................................
so....?
Tuesday, December 21, 2004
sendiri...
sendiri, tak bermakna, jika kesuksesan menjadi tolak ukur.
sendiri, tak berarti, jika fitrah manusia menjadi kata kunci.
semut bisa mengalahkan musuh yang ukuran tubuhnya berpuluh kali lipat..... sendiri??
jadi.... apa yang bisa kita harapkan jika kita hanyalah sendiri??
:: ..... ::
Betapa cinta. Ketika syair indah itu dilantunkan atas nama-Nya. Bukan untukku, ataupun untuknya, tapi hanya untuk ridhoNya. Ketika duniawi terukur dalam diri, kekecewaan yang dirasa bukan lagi hal yang aneh jika semua berjalan tidak seperti yang kita harapkan. Bukankah proses adalah tolak ukur yang dilihatNya? Apapun hasilnya, tentu itulah yang terbaik agar kita senantiasa mengkaji dan mengukur diri. Untuk apa kita bersyair? Bukankah salah satu misi dakwah kita? Di sinilah semua terasakan. Di HATI. Penghargaan dari manusia hanya suatu titik yang mengikuti kemudian, karena Dia akan memberikan dunia dan isinya ketika kita bersamaNya, bukan bersama dunia itu sendiri. Dialah penentu apa yang akan, sedang dan telah terjadi.
Betapa cinta. Ketika diri-diri ini saling mengokohkan. Bukan karena aku, juga bukan karenanya, tapi hanya karena izinNya. Ketika kekurangan diri terutup oleh saudara kita, bukan untuk saling menyalahkan ataupun menyalahkan diri sendiri. Merasa hina. Ukhuwah yang terjalin seharusnya bukan hanya sampai ta`aruf, tapi hingga tahap terakhir. Ikatan hati antar kita harusnya menjembatani, saling mengisi kekosongan tanpa diminta, sehingga saudara kita tak perlu merasa bersalah. Itulah arti sebuah tim. Bukan hanya memikirkan tugas diri, tapi juga menempatkan bagaimana agar diri2 ini mampu menutupi celah satu sama lain, bukan menjadi sosok-sosok individualis.
Betapa cinta. Ketika wajah-wajah itu senantiasa berseri. Bukan hanya kepadaku, kepadanya, tapi kepada takdirNya. Ketika dunia tidak berjalan seindah biasanya, karena segala sesuatu senantiasa diikuti hikmah yang nyata. Dewasalah. Karena dewasamu akan mengalahkan kesedihan yang fana. Kita memang manusia biasa, dan wajar jika bersedih hati ketika langkah-langkah panjang ini menjadi seolah tak bermakna ketika tujuan tak tercapai. Tapi yakinkan diri bahwa misi dakwah kita sampai pada targetnya, membawa perubahan . Bawalah hati-hati kita bersamanya. Biarlah Dia saja yang menilai. Ikhlaskan. Bukankah selama ini dunia berseri kepada kita, hanya saja kita jarang memandang dari sudut pandang yang positif. Tak usahlah bercermin pada manusia, karena rasa puas tak akan pernah ada. Bukankah nikmat yang Dia turunkan tak hanya untuk kita, tapi untuk mereka juga. Ketegangan dan ketakutan yang muncul hanyalah fana, lupakanlah. Jalani semua dengan tenang, dan yakin Dia selalu bersama kita, di mana dan kapan saja.
Monday, December 20, 2004
:: my poem ::...
; Deskripsi:
; sistem pengendali berbasis mikrokontroller MCS-51 dengan kristal 11Mhz
; komunikasi serial 9600bps
; sistem pengendali dengan sistem acknowledgment
; sistem pengaman: CCITT CRC-8
; yg dikendalikan:
; 1. lampu rem (on/off)
; 2. lampu sen (off/left/right/both)
; 3. lampu mundur (on/off)
; 4. lampu malam (on/off)
;
; pemakaian register:
; R0 : data untuk dikirimkan ke SBUF
; R1 : data kondisi lampu rem
; R2 : data kondisi lampu sen
; R3 : data kondisi lampu malam
; R4 : -not defined-
; R5 : -not defined-
; R6 : -not defined-
; R7 : tempat penyimpanan sementara pembacaan data/port
;
; pemakaian port:
; p0.0 - p0.7 : -not defined-
; p1.0 : interface rem
; p1.1 - p1.2 : interface lampu sen
; p1.3 : interface lampu malam
; p2.0 : indikator negative ack
; p2.1 - p2.2 : -not defined-
; p2.3 - p2.4 : pemantau ack lampu rem
; p2.5 : pemantau ack lampu sen
; p2.6 - p2.7 : -not defined-
; p3.0 : penerima data serial
; p3.1 : pengirim data serial
; p3.2 - p3.7 : -not defined-
;**************************************************************************
;
;==inisialisasi
;
ORG 00H
MOV SCON,#52H
MOV TMOD,#20H
MOV TH1,#-3
SETB TR1
MOV A,#00H
MOV P1,#0FFH
MOV P2,A
JMP RDBRK
;
;==baca kondisi interface rem (PORT 1.0)
;
RDBRK: MOV A,#00000001B
MOV R7,P1
ANL A,R7
SETB P2.0
CJNE A,01H,BRK
;
;==baca kondisi interface lampu sen (PORT 1.1 = LEFT, PORT 1.2 = RIGHT)
;
RDSGN: MOV A,#00000110B
MOV R7,P1
ANL A,R7
SETB P2.1
CJNE A,02H,SGN
;
;==baca kondisi interface lampu malam (PORT1.3)
;
RDMLM: MOV A,#00001000B
MOV R7,P1
ANL A,R7
CJNE A,03H,MLM
CPL P2.2
JMP RDBRK
;
;==BACA KONDISI ACKNOWLEDGMENT
;
;RDACK: JNB RI,RDBRK ;jika ada data masuk maka...
; CLR RI ;kosongkan RI
; MOV A,SBUF ;baca dan pindahkan data ke Acc
;=======baca alamat
; MOV 07H,A ;simpan data utk sementara ke R7
; ANL A,#11100000B ;siapkan Acc utk membaca ADDRESS
; CJNE A,#11100000B,RDBRK ;baca data, jika sesuai maka LANJUTKAN
;=======baca negative ack
; MOV 07H,A ;simpan data utk sementara ke R7
; CJNE A,#11111111B,NXTACK ;baca data, jika sesuai maka NegACK...
; SETB P2.0
; JMP RDBRK ;jika NegACK maka nyalakan p2.0
;=======baca isi pesan jika ack
;NXTACK: MOV A,07H ;simpan data utk sementara ke R7
; ANL A,#00011111B ;siapkan Acc utk membaca isi pesan
; CJNE A,#00000100B,ACBRK0 ;baca data, jika sesuai maka lanjutkan
; CLR P2.3 ;kondisi rem 00(tidak nyala)
; CLR P2.4 ;p2.3 dan p2.4 CLEAR
; JMP RDBRK ;kembali ke awal
;
;==AKSI ACKNOWLEDGMENT
;
;ACBRK0: CJNE A,#00000110B,ACBRK1
; SETB P2.3 ;kondisi rem intensitas 01
; CLR P2.4 ;
; JMP RDBRK
;ACBRK1: CJNE A,#00000101B,ACBRK2
; CLR P2.3
; SETB P2.4
; JMP RDBRK
;ACBRK2: CJNE A,#00000111B,ACBRK3
; SETB P2.3
; SETB P2.4
; JMP RDBRK
;ACBRK3: CJNE A,#00001000B,ACSGN0
; CLR P2.5
; JMP RDBRK
;ACSGN0: CJNE A,#00001011B,ACSGN1
; SETB P2.5
;ACSGN1: JMP RDBRK
;
;==aksi rem (R1 = kondisi rem)
;
BRK: MOV R1,A
CJNE R1,#00000000B,NEXT0
MOV R0,#10001000B
JMP TES
NEXT0: CJNE R1,#00000001B,RDSGN
MOV R0,#10001001B
JMP TES
;
;==aksi lampu sen (R2 = kondisi lampu sen)
;
SGN: MOV R2,A
CJNE R2,#00000000B,SGN0
MOV R0,#10010000B
JMP TES
SGN0: CJNE R2,#00000010B,SGN1
MOV R0,#10010001B
JMP TES
SGN1: CJNE R2,#00000100B,SGN2
MOV R0,#10010010B
JMP TES
SGN2: CJNE R2,#00000110B,RDMLM
MOV R0,#10010011B
JMP TES
;
;==aksi lampu malam (R1 = kondisi rem)
;
MLM: MOV R3,A
CJNE R3,#00000000B,MLM0
MOV R0,#10011000B
JMP TES
MLM0: CJNE R3,#00001000B,RDBRK
MOV R0,#10011001B
JMP TES
;
;==AKSI PENGIRIMAN SINYAL KENDALI
;
TES: MOV A,R0
MOV B,#00H
CALL CRC8_ADD_TABLE
TES0: JNB TI,TES0
CLR TI
CPL P2.3
MOV SBUF,A
CLR RI
TES1: JNB TI,TES1
CLR TI
MOV SBUF,B
CLR RI
CPL P2.4
JMP RDBRK
;
;****************************************************************************
;
; Description:
; Calculates Value In Acc Into The Running CRC In 'B', Using The Table
; Method. (Faster But Larger)
;
; Entry Requirements:
; Acc Has Value To Add To CRC
; 'B' Contains Running CRC Value
;
; On Exit:
; 'B' Has Updated CRC Value
;
; Affected:
; PSW.CY, B
;
; Stack:
; 3 Bytes, Not Including Called Routines
;
; Comments:
; None
;
;
CRC8_ADD_TABLE: push dph ; Save DPH
push dpl ; Save DPL
push acc ; Save Acc
;
mov dptr,#CRC8_DATA ; Point To Table
xrl a,b ; XOR In CRC
movc a,@a+dptr ; Get New CRC Byte
mov b,a ; Store Back
;
pop acc ; Recover Acc
pop dpl ; Recover DPL
pop dph ; Recover DPH
ret ; Return To Caller
;
;****************************************************************************
;
; Data For Table Method
;
CRC8_DATA db 000h, 05eh, 0bch, 0e2h, 061h, 03fh, 0ddh, 083h
db 0c2h, 09ch, 07eh, 020h, 0a3h, 0fdh, 01fh, 041h
db 09dh, 0c3h, 021h, 07fh, 0fch, 0a2h, 040h, 01eh
db 05fh, 001h, 0e3h, 0bdh, 03eh, 060h, 082h, 0dch
db 023h, 07dh, 09fh, 0c1h, 042h, 01ch, 0feh, 0a0h
db 0e1h, 0bfh, 05dh, 003h, 080h, 0deh, 03ch, 062h
db 0beh, 0e0h, 002h, 05ch, 0dfh, 081h, 063h, 03dh
db 07ch, 022h, 0c0h, 09eh, 01dh, 043h, 0a1h, 0ffh
db 046h, 018h, 0fah, 0a4h, 027h, 079h, 09bh, 0c5h
db 084h, 0dah, 038h, 066h, 0e5h, 0bbh, 059h, 007h
db 0dbh, 085h, 067h, 039h, 0bah, 0e4h, 006h, 058h
db 019h, 047h, 0a5h, 0fbh, 078h, 026h, 0c4h, 09ah
db 065h, 03bh, 0d9h, 087h, 004h, 05ah, 0b8h, 0e6h
db 0a7h, 0f9h, 01bh, 045h, 0c6h, 098h, 07ah, 024h
db 0f8h, 0a6h, 044h, 01ah, 099h, 0c7h, 025h, 07bh
db 03ah, 064h, 086h, 0d8h, 05bh, 005h, 0e7h, 0b9h
db 08ch, 0d2h, 030h, 06eh, 0edh, 0b3h, 051h, 00fh
db 04eh, 010h, 0f2h, 0ach, 02fh, 071h, 093h, 0cdh
db 011h, 04fh, 0adh, 0f3h, 070h, 02eh, 0cch, 092h
db 0d3h, 08dh, 06fh, 031h, 0b2h, 0ech, 00eh, 050h
db 0afh, 0f1h, 013h, 04dh, 0ceh, 090h, 072h, 02ch
db 06dh, 033h, 0d1h, 08fh, 00ch, 052h, 0b0h, 0eeh
db 032h, 06ch, 08eh, 0d0h, 053h, 00dh, 0efh, 0b1h
db 0f0h, 0aeh, 04ch, 012h, 091h, 0cfh, 02dh, 073h
db 0cah, 094h, 076h, 028h, 0abh, 0f5h, 017h, 049h
db 008h, 056h, 0b4h, 0eah, 069h, 037h, 0d5h, 08bh
db 057h, 009h, 0ebh, 0b5h, 036h, 068h, 08ah, 0d4h
db 095h, 0cbh, 029h, 077h, 0f4h, 0aah, 048h, 016h
db 0e9h, 0b7h, 055h, 00bh, 088h, 0d6h, 034h, 06ah
db 02bh, 075h, 097h, 0c9h, 04ah, 014h, 0f6h, 0a8h
db 074h, 02ah, 0c8h, 096h, 015h, 04bh, 0a9h, 0f7h
db 0b6h, 0e8h, 00ah, 054h, 0d7h, 089h, 06bh, 035h
;
;****************************************************************************
;
akhir: end
Tuesday, December 14, 2004
:: today's story ::
modem udah jadi, modul relay udah selsei, blok cpu juga udah..... yang belum.... software-nya atuh!! sekarang lagi rada bingung mau ngapain lagi..... posting artikel aja ah bwt di medis....
sekarang ada beberapa artikel baru di medis, termasuk artikel ttg bahaya kopi utk kesehatan.... hehehe.... lampu kuning nih buat pecinta kopi...
selain saya, di lab ada dua orang lagi yag sedang menggarap Tugas Akhir... semuanya bikin alat. yang satu pagi ini uring2xan.... sampe keluar semua jurus buce li-nya :) gara2x alatnya mesti aja ada yang kurang..... sabar ya kang!! yang satu lagi baru selsei bikin satu PCB, begitu selsei dan hasilnya bagus..... dia langsung masuk musholla lab dan..... sujud syukur!!! wah wah..... patut untuk dicontoh ya!!
.......
Monday, December 13, 2004
:: my undergraduate's final project :: fiuh....
..........
Saturday, December 11, 2004
:: my undergraduate's final project :: masih berjuang......
target saya hardware besok udah beres-res-res.... jadi tinggal fokus ke software dan analisa saluran transmisi..... wauh !! tunduh euy!!
Wednesday, December 08, 2004
:: my undergraduate's final project :: akhirnya......
hari ini saya banyak sekali dikasih kemudahan dalam pengerjaan tugas akhir. sekian banyak masalah yang udah lama "mandeg", hari ini udah terpecahkan!!
kalo boleh cerita, Tugas akhir saya adalah bikin alat, bahasa kerennya "Data Communication Over DC PowerLine" bahasa simpelnya... perancangan komunikasi data dengan media transmisi kabel power (VCC) DC (arus searah). aplikasinya buat di mobil (car), saya sedang merancang gimana caranya mengontrol lampu2x belakang (rem, sen, dan lampu mundur) hanya melalui satu kabel saja (kabel VCC). jadi ga usah ribet masang satu kabel untuk satu lampu......
sebagai tambahan saya juga merancang sistem "self-test". jadi nanti ketika mobil pertama dinyalakan, alat yang saya buat akan mengecek kondisi semua lampu di belakang (apakah ada yang rusak atau tidak). dan percaya atau ngga, cuma sekedar ngerancang algoritma(mekanisme/prosedur kerja)-nya aja.... sampe pusing tujuhpuluhtujuh keliling, belum lagi implementasi algoritma tsb ke dalam software dan hardware.... fiuh!!!
dan berhubung saya ambil tingkat sarjana..... otomatis analisa harus lengkap...kap...kap...!!!
yah mungkin ga semua ngerti apa yang saya tulis ini, tapi saya ngerasa harus "mengeluarkan" ini semua.....
buat temen2x yang senasib (lagi ngejar nyelsein tugas akhir), terus berjuang dan tetap semangat!!!
btw, yang saya maksud "the can't be done mission" itu adalah tugas akhir ini.....
yang saya masih bingung...... saking luasnya cakupan masalah yang ada dalam tugas akhir saya, jadi bingung mau fokus ke sub bahasan apa???? kalo mau bicara ttg elektronika telekomunikasi, TA saya mencakup rangkaian listrik, elektronika dasar, elektronika komunikasi, mikroprosesor dan antarmuka, pemrograman komputer, saluran transmisi, komunikasi data, rekayasa protokol, sistem komunikasi, ..... apa lagi yah??
jadi.......
bingung deh!!!
Monday, December 06, 2004
:: today's story :: .....
makasih... nasihat yang terkandung dalam artikel tersebut benar2x telah memulihkan semangat saya untuk menjadi pribadi muslim yang lebih baik....
.....untuk semua, kalau mau kirim artikel/nasihat/pesen... jangan sungkan.
Friday, December 03, 2004
:: my story :: kembali...
Alhamdulillah sekarang saya sudah mendapatkan kembali SEMANGAT yang sempat hilang, untuk kembali berjuang (beresin tugas akhir... hehe). BTW, saya mau ngucapin Taqabalallahu minna wa minkum, semoga Allah menerima segala amalan kita, dan maafkan saya atas segala kesalahan dan kekhilafan. maap kalo "ga indah", kosakata puitisasinya masih sedikit.... (kalo mau liat tulisan yang berkualitas.... buka aja blogger-nya yuanitasuhud.blogspot.com)
anyway, saat ini saya sedang melaksanakan misi yang mustahil the "can't be done mission". deadline-nya hanya tinggal 2 bulan, sedangkan saya sebenernya butuh lebih dari 6 bulan utk menyelesaikan misi ini. HUP!! i guess i have to work three times harder, think three times smarter, and sleep only three times a week !!! ralat untuk yang terakhir....
nikmati aja, nikmati kasusahannya, nikmati ke-buntuannya, nikmati kelelahannya..... dan jangan coba2x utk mengeluh!!!
oh ya, saya juga baru bikin blog baru yang isinya artikel2x yang bermanfaat.... medis.blogspot.com
next!!
Saturday, November 06, 2004
Wednesday, November 03, 2004
:: my writings :: Think Different....
Demikianlah Rasulullah berpesan kepada kita semua mengenai keutamaan ilmu dan mengajarkannya kepada yang tidak mengetahui. Begitu mulia, tinggi dan penuh barokah, bahkan disebutkan bahwa ilmu adalah pendekatan diri kepada Zat Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Lalu apakah ada batasan tertentu mengenai ilmu yang penuh barokah tersebut? Bisa dikatakan hampir tidak ada, kecuali untuk ilmu-ilmu yang tidak mendatangkan manfaat. Jadi hampir segala sesuatu yang kita lihat, dengar, rasakan setiap hari bisa kita pelajari dan bermanfaat.
Mungkin pembaca pernah mendengar bahwa Isaac Newton merumuskan F=m.a itu bermula dari pengamatannya terhadap jatuhnya apel dari pohon. Cukup sepele memang, hanya apel yang jatuh. Saat itu mungkin orang “biasa” akan menganggap itu sebagai suatu hal yang wajar dan titik, tidak ada proses keingintahuan, proses belajar, proses memetik hikmah. Berbeda dengan Newton, ia kemudian bertanya kepada dirinya sendiri “mengapa apel ini jatuh?“. Suatu pertanyaan yang menggelikan dan “aneh”. Namun apa yang terjadi? Dengan apel jatuhnya tersebut Newton berhasil meletakkan dasar dari ilmu fisika klasik yang sampai saat ini masih banyak digunakan.
Sebenarnya apa yang membedakan Newton dengan orang lain pada zamannya sehingga ia dapat menghasilkan suatu penemuan yang fenomenal? Apakah kita juga bisa menghasilkan suatu penemuan yang penting? Apa rahasianya? Berikut ini akan dikemukakan beberapa tips untuk dapat berpikir “unusual”:
- Bertanya, bertanya, dan bertanya..... (Question)
Satu hal yang Newton (dan tokoh penemu lainnya) lakukan dimana orang lain pada saat itu tidak akan melakukannya adalah bertanya (wondering). Seberapa pun “bodoh”nya suatu pertanyaan ia pasti bermanfaat dan menimbulkan rasa ingin tahu. Jangan ragu untuk selalu bertanya.
- Jadilah kreatif dalam segala hal. (Creative)
Kreatif tidak harus serasi, kreatif juga tidak harus bagus. Intinya kreatif memang tidak bersyarat. Biasakanlah untuk kreatif dalam memecahkan segala permasalahan, cari solusi yang tidak tidak terpikirkan sebelumnya.
- Dobrak batasan-batasan yang ada. (Out Bond)
Ini menjadi hal utama dalam proses berpikir “unusual”. Dalam memecahkan suatu permasalahan cobalah untuk melihat dari perspektif yang lebih luas dan coba untuk melepas batasan-batasan yang ada (dalam tingkat yang wajar tentu).
- Tidak takut untuk berbeda. (Not Affraid of Being Different)
Adalah wajar untuk berbeda, namun untuk reatif tidak harus selalu berbeda. Lihatlah Wright Brothers, mereka berbeda dengan orang-orang pada zamannya, mereka ingin bisa “terbang”. Suatu impian yang mustahil (kata orang-orang pada saat itu). Tapi dengan keteguhan hati dan semangat yang kuat pada akhirnya mereka berhasil “terbang”.
- Selalu perduli terhadap keadaan lingkungannya. (Being Aware)
Waspada dan perduli terhadap lingkungan sekitar, selalu mencari solusi untuk segala permasalahan yang terjadi di lingkungan di sekitar.
- Buat jurnal pribadi. (Personal Journal)
Tulis segala pemikiran, penemuan, rumusan yang anda dapat dalam satu buku. Hal ini untuk memudahkan pengolahan ide lebih lanjut di masa yang akan datang.
- Berbagilah mengenai ide-ide yang anda dapatkan. (Sharing Ideas)
Dalam mengembangkan ide kita tidak dapat hanya mengandalkan kemam-puan diri sendiri saja. Sebaiknya kita berbagi dengan rekan kita untuk mendapatkan masukan serta pandangan dari perspektif yang berbeda. []fyl <<>
Tuesday, November 02, 2004
:: my writings :: Jangan kecewa dulu....
Kegagalan.... siapa yang menginginkannya? walaupun tidak ada satu orang pun di dunia ini yang menginginkannya, kegagalan kerap kali terjadi, tidak terkecuali terhadap diri kita. Banyak hal yang bisa menyebabkan kegagalan, baik itu dari diri kita sendiri maupun dari pihak luar atau lingkungan. Gagal dalam ujian karena kurang belajar.... itu sudah biasa dan tidak ada alasan untuk kecewa dalam hal ini.... tapi jika gagal ujian karena materi yang diujikan sama sekali berbeda dengan apa yang diajarkan.... (misal yang diajarkan matematika, tapi waktu ujian yang keluar malah pertanyaan tentang sejarah.... ga mungkin banget yaa?), dan kita sudah berusaha dengan maksimal. Nah, apakah untuk kasus yang satu ini kita layak untuk kecewa? boleh untuk berkeluh? wajar untuk nggerutu? silahkan anda baca uraian berikut sebelum menjawab pertanyaan tersebut.....
Dalam melakukan segala sesuatu, kita pasti memiliki tujuan, harapan, dan keinginan (disadari atupun tidak). yang saya maksud disini adalah "Segala sesuatu"..... jadi kita berdiri, berjalan, menulis, berbicara, berlari, dsb pasti memiliki apa yang dinamakan tujuan.
Yang menjadi masalah adalah seringkali kita melupakan tujuan2x tersebut segera setelah kita mulai melakukan aktifitas yang kita lakukan.
Sebagai contoh, kita ingin berbelanja bulanan ke mall. segala persiapan sudah kita lakukan, mulai dari daftar belanjaan, uang, kartu kredit mungkin, sepatu kets (biar enak jalan2xnya), tas, SIM, STNK, dan kunci mobil, HP. ketika akan berangkat ternyata mobil kita mogok, mau naik taksi ga cukup uangnya, kebanyakan dari kita akan marah, ngambek, alias kecewa karena tidak bisa pergi ke mall.
Disinilah logika kita diuji.... kalau kita masih bisa mengingat apa tujuan awal kita (yaitu belanja bulanan) tentu kita bisa mencari alternatif solusi yang lain. naik angkot misalnya, atau bahkan kalau ga perlu2x amat ke mall, belanjanya di mini market dekat rumah juga bisa, atau kalau tidak memungkinkan, belanjanya sebagian dulu di warung dekat rumah, atau bisa telepon ke warung yang menyediakan layanan antar, atau kita bisa menunda belanja bulanan dan melakukan hal lain daripada ngambek dan nggerutu.
Itu sedikit contoh mengenai pentingnya kita mengingat akan tujuan awal kita melakukan sesuatu.
okelah, untuk kasus diatas dengan mengingat tujuan awal, kita sudah bisa berpikir rasional untuk mencari solusi lainnya.
Bagaimana untuk kasus kegagalan yang memang sudah tidak ada solusi lagi... alias gagal murni ? misalnya gagal dalam SPMB, gagal dalam perlombaan, gagal dalam ujian, gagal dalam melaksanakan suatu acara, dst.
Disini kita dilatih untuk bisa merumuskan tujuan2x dengan lebih sistematis dan lebih terarah.
bisa anda bayangkan, seorang siswa SMA belajar habis-habisan selama satu tahun dengan satu tujuan, bisa kuliah di elektro ITB. Namun ternyata dia sama sekali tidak lulus SPMB. Kecewa? pasti!! dan tidak sedikit dari mereka yang rela untuk "nganggur" 1 tahun hanya untuk persiapan SPMB tahun berikutnya. jika yang terjadi adalah hal yang sama 3 tahun berturut-turut.... kira2x menurut anda apa yang salah??
Apakah karena dia kurang berusaha dalam belajarnya??
Apakah karena dia salah menggunakan pensil ketika ujian??
Apakah karena dia terlampau berusaha hingga melewati "batas" itu??
Atau mungkin dia salah menuliskan nomor peserta di lembar jawaban??
semua kemungkinan itu bisa terjadi.... tapi satu yang pasti, dia tidak merumuskan secara sistematis tujuannya mengikuti SPMB. Dia hanya punya satu tujuan.... elektro ITB. Dengan perumusan tujuan seperti ini (single purpose), secara tidak sadar pikirannya akan menolak pemikiran-pemikiran selain tujuan yang dimaksud (ini salah satu teori bahwa otak memiliki filter dalam menyerap informasi, akan saya bahas lain waktu). Sehingga (secara tidak sadar pula) dia akan merasa tidak memiliki tujuan lain.
Ayolah.... apakah elektro ITB itu sebanding dengan nganggur 3 tahun berturut-turut?? kalau saya pribadi tidak mendapatkan logika dari itu semua.
Saya kira untuk kejadian se-"rasional" ini (SPMB / perpindahan antara SMA dan kuliah) memang diperlukan perumusan tujuan yang rasional pula, bukan begitu?
okelah..... enough dengan ceritanya..... langsung aja saya kasih tips perumusan tujuan:
- tentukan tujuan2x global (misalnya: untuk mencapai ridha ilahi, membahagiakan orang tua, menambah pengalaman,.... dst)
- tentukan satu tujuan utama.....
- buat list tujuan2x yang bisa dicapai jika tujuan utama bisa dicapai....
- buat perencanaan tujuan2x secondary dengan mengacu pada poin ketiga.
- tulis perencanaan ini di selembar atau beberapa lembar kertas berupa poin2x dalam tulisan yang besar.
- tempel kertas tersebut di tempat-tempat yang sering dilihat (meja belajar, buku catatan, binder, dompet, dl).
to be continued......
:: kekecewaan hanya untuk para pecundang (adi, 2 november 2004) ::
Nah, selanjutnya tinggal berusaha semaksimal mungkin untuk mencapai tujuan2x tersebut. Setidaknya sekarang ada lebih banyak alasan bagi kita untuk memaksimalkan usaha kita....
Okelah, kalau memang ternyata tujuan utama kita bisa tercapai berarti metode ini berhasil.... tapi kalau ternyata tujuan utama kita ga tercapai alias gagal gimana?? Jawabannya sederhana saja, kalau kita sudah bisa membuat perencanaan tujuan secara sistematis, kita tentu juga bisa berpikir secara rasional mengenai kegagalan tersebut. Misal tujuan utama kita tidak tercapai, namun apa lantas kita harus stress?? jangan dong! yang perlu kita lakukan adalah review kembali perencanaan tujuan kita, apakah kita sudah gagal dalam semua tujuan? saya yakin pasti ada dua atau tiga poin tujuan yang sudah tercapai. Selanjutnya lihat tujuan2x secondary yang ingin kita capai, apakah ada solusi lain untuk mencapai tujuan2x secondary tersebut? kuncinya adalah tetap berpikir positif akan segala sesuatu, maka kita akan mampu berpikir secara rasional, bukan emosional.
:: fakta : linkin park meng-arrange satu lagu dalam lebih dari 30 versi, sampai didapat satu versi yang akhirnya menjadi hits di seluruh dunia ::
:: my final mid-test on undergraduate prog ::
:: no quote... ::
beberapa hari ini saya absen dari ngisi blog.... knapa?? karna almost every weekend, saya harus keluar kota (buitenzorg)..... lho? knapa sampe harus tiap minggu? itu namanya tuntutan hobi... (saya pernah bilang saya akan cerita tentang hobi saya...). tepatnya sih hobi yang bermanfaat.
di kota itu saya tergabung dengan sebuah tim nasyid.... (kalo yang belum tau..... nasyid itu...... asyiiiik!!) dan weekend kemarin kami harus mengisi di sebuah acara dan mengikuti lomba.... waktu ngisi acara sih lancar2x aja, suara saya masih bisa dikontrol (saya waktu itu lagi sakit flu, batuk yg sampe ngilangin suara...) pas besoknya lomba.... jeng jeng!!! Udah deh, nada2xnya udah ga jelas. mestinya kord ini saya malah ngeluarin nada kord itu.... hehehe.... sempet jadi pikiran juga sih (baca:stress) tapi, mau gimana lagi? emang kondisi udah seperti itu.
untuk anggota senior tim nasyid.... (kalo mereka baca) latih lagi "feel"-nya dan kuasai tehnik pernapasan supaya nyanyi-nya ga cape dan lebih "akurat".
:: 3 hours to the next mid-test ::
.......... well?
Friday, October 29, 2004
:: lonely me ::
:: is hard to be "the lonely" me ::
don't know what to write...
or maybe i can write a little bit about my hobby...
:: so silence in here.... ::
later.... ok!!
Wednesday, October 27, 2004
:: my midtest :: fiuh.... one down... many to go!!
penelitian menunjukkan bahwa tidur yang berlebihan..... apalagi kalau bangunnya diatas jam 8 pagi..... akan mengakibatkan kurangnya suplai oksigen ke otak kita!!! artinya, sepanjang hari itu kita akan "tumpul" (istilah apaan nih!!). apalagi sekarang kan bulan ramadhan, sebenernya kesempatan kita untuk "menambah suplai oksigen ke otak kita" semakin besar. gimana ngga, yang biasa bangun (fully awake) jam 7 - 8, sekarang dipaksa untuk bangun jam 3 pagi! yang jadi masalah adalah, kita sering menjustifikasi bahwa dengan bangun jam 3 pagi berarti kita kurang tidur dan harus "dibayar" setelah shalat subuh. well, sebenernya pemikiran itu ngga bener sih... tapi salah !!?? it's just a matter of habbit and mindset. bahkan, seorang yang sedang dalam bahaya dan dituntut untuk selalu terjaga... mampu terjaga lebih dari 72 jam dan istirahat hanya 2-3 jam saja!!
:: yup, being me is not acrime ::
sesuai dengan judulnya..... baru "one down" nih!! siang ini masih ada midtest lagi......
blajar dulu ah....
:: that's right..... being me is not a crime ::
Tuesday, October 26, 2004
yup... it's not a crime!!
it's been awhile since the last time i'm being myself....