My name is Bob Smith but people call me Smithy. Here is my home page: www.example.com I live in Albuquerque, NM and work as an engineer at ACME Corp.

Wednesday, November 03, 2004

:: my writings :: Think Different....

“Tuntutlah ilmu, sesungguhnya ilmu adalah pendekatan diri kepada Allah Azza Wajalla, dan mengajarkannya kepada orang yang tidak mengetahuinya adalah sodaqoh. Sesungguhnya ilmu pengetahuan menempatkan orangnya dalam kedudukan yang terhormat dan mulia (tinggi). Ilmu pengetahuan adalah keindahan bagi ahlinya di dunia dan di akhirat” (HR. Ar-rabii’).

Demikianlah Rasulullah berpesan kepada kita semua mengenai keutamaan ilmu dan mengajarkannya kepada yang tidak mengetahui. Begitu mulia, tinggi dan penuh barokah, bahkan disebutkan bahwa ilmu adalah pendekatan diri kepada Zat Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Lalu apakah ada batasan tertentu mengenai ilmu yang penuh barokah tersebut? Bisa dikatakan hampir tidak ada, kecuali untuk ilmu-ilmu yang tidak mendatangkan manfaat. Jadi hampir segala sesuatu yang kita lihat, dengar, rasakan setiap hari bisa kita pelajari dan bermanfaat.

Mungkin pembaca pernah mendengar bahwa Isaac Newton merumuskan F=m.a itu bermula dari pengamatannya terhadap jatuhnya apel dari pohon. Cukup sepele memang, hanya apel yang jatuh. Saat itu mungkin orang “biasa” akan menganggap itu sebagai suatu hal yang wajar dan titik, tidak ada proses keingintahuan, proses belajar, proses memetik hikmah. Berbeda dengan Newton, ia kemudian bertanya kepada dirinya sendiri “mengapa apel ini jatuh?“. Suatu pertanyaan yang menggelikan dan “aneh”. Namun apa yang terjadi? Dengan apel jatuhnya tersebut Newton berhasil meletakkan dasar dari ilmu fisika klasik yang sampai saat ini masih banyak digunakan.

Sebenarnya apa yang membedakan Newton dengan orang lain pada zamannya sehingga ia dapat menghasilkan suatu penemuan yang fenomenal? Apakah kita juga bisa menghasilkan suatu penemuan yang penting? Apa rahasianya? Berikut ini akan dikemukakan beberapa tips untuk dapat berpikir “unusual”:
  • Bertanya, bertanya, dan bertanya..... (Question)
    Satu hal yang Newton (dan tokoh penemu lainnya) lakukan dimana orang lain pada saat itu tidak akan melakukannya adalah bertanya (wondering). Seberapa pun “bodoh”nya suatu pertanyaan ia pasti bermanfaat dan menimbulkan rasa ingin tahu. Jangan ragu untuk selalu bertanya.

  • Jadilah kreatif dalam segala hal. (Creative)
    Kreatif tidak harus serasi, kreatif juga tidak harus bagus. Intinya kreatif memang tidak bersyarat. Biasakanlah untuk kreatif dalam memecahkan segala permasalahan, cari solusi yang tidak tidak terpikirkan sebelumnya.

  • Dobrak batasan-batasan yang ada. (Out Bond)
    Ini menjadi hal utama dalam proses berpikir “unusual”. Dalam memecahkan suatu permasalahan cobalah untuk melihat dari perspektif yang lebih luas dan coba untuk melepas batasan-batasan yang ada (dalam tingkat yang wajar tentu).

  • Tidak takut untuk berbeda. (Not Affraid of Being Different)
    Adalah wajar untuk berbeda, namun untuk reatif tidak harus selalu berbeda. Lihatlah Wright Brothers, mereka berbeda dengan orang-orang pada zamannya, mereka ingin bisa “terbang”. Suatu impian yang mustahil (kata orang-orang pada saat itu). Tapi dengan keteguhan hati dan semangat yang kuat pada akhirnya mereka berhasil “terbang”.

  • Selalu perduli terhadap keadaan lingkungannya. (Being Aware)
    Waspada dan perduli terhadap lingkungan sekitar, selalu mencari solusi untuk segala permasalahan yang terjadi di lingkungan di sekitar.

  • Buat jurnal pribadi. (Personal Journal)
    Tulis segala pemikiran, penemuan, rumusan yang anda dapat dalam satu buku. Hal ini untuk memudahkan pengolahan ide lebih lanjut di masa yang akan datang.

  • Berbagilah mengenai ide-ide yang anda dapatkan. (Sharing Ideas)
    Dalam mengembangkan ide kita tidak dapat hanya mengandalkan kemam-puan diri sendiri saja. Sebaiknya kita berbagi dengan rekan kita untuk mendapatkan masukan serta pandangan dari perspektif yang berbeda. []fyl <<>