dengan berlari kecil saya menghampiri masjid, adzan sudah dikumandangkan sekitar 5 menit yang lalu. Sambil berharap iqamah belum dikumandangkan saya menengok ke dalam masjid. di dalam sudah ada sekitar dua shaf jamaah yang sebagian sudah berdiri menunggu dikumandangkannya iqamah. di pojok sebelah kiri saya melihat saudara saya, sebut saja fulan, juga sudah berdiri dan bersiap-siap. seketika terbersit, nanti setelah selesai shalat saya ingin menanyakan suatu hal kepadanya. tidak lama kemudian iqamah dikumandangkan dan seluruh jamaah merapikan shaf.......
........
"Assalaamu'alaikum...." setelah selesai shalat dan memanjatkan do'a, saya lantas menghampiri fulan dengan maksud menanyakan suatu hal."Acaranya jadi malam ini?" saya bertanya kepadanya. kemudian dengan tanpa ekspresi dia menjawab "iya, hari selasa kan..."
entah mengapa, saat itu saya merasakan ada sesuatu yang mengganjal.... dari ekspresi dan bahasa tubuh saudara saya seakan menunjukkan bahwa saya tidaklah penting atau mengatakan "kamu telah bersalah!!".
tanpa banyak bicara lagi, saya langsung berpaling darinya (dan tentu saja dia tidak perlu berpaling dari saya karena dia hampir sama sekali tidak menghadapkan wajahnya kepada saya).
..........................................
so....?